Kontribusi Keluarga melalui Komunikasi Interpersonal terhadap Coping Stress Mahasiswa Rantau yang Bekerja Paruh Waktu
Keywords:
Coping Stress, Dukungan Keluarga, Mahasiswa RantauAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi komunikasi interpersonal dalam keluarga terhadap kemampuan coping stres mahasiswa rantau yang bekerja paruh waktu di Denpasar. Dalam konteks pendidikan tinggi, mahasiswa yang menjalani peran ganda sebagai pelajar dan pekerja menghadapi tekanan akademik dan ekonomi yang signifikan, yang dapat memengaruhi kesejahteraan mental mereka. Dengan memanfaatkan pendekatan kualitatif dan metode fenomenologi, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara dan studi dokumen untuk memahami pengalaman hidup mahasiswa terkait komunikasi keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas komunikasi interpersonal yang hangat, terbuka, dan empatik mampu meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengelola stres, baik melalui coping problem-focused maupun emotion-focused. Komunikasi yang efektif dari keluarga berperan sebagai mekanisme pendukung utama yang mampu memberikan rasa aman, motivasi, dan dukungan emosional, serta memperkuat ketahanan psikologis mahasiswa. Faktor seperti keterbukaan, empati, dukungan emosional, sikap positif, dan kesetaraan dalam komunikasi keluarga sangat penting dalam membantu mahasiswa menghadapi tekanan hidup di perantauan. Temuan ini menegaskan pentingnya peran keluarga dalam mendukung kesehatan mental mahasiswa yang menjalani kehidupan dual sebagai pelajar dan pekerja di tengah tantangan masa kini.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Journal of Psyche Pioneers

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







